Cina Akan Nasionalisasi Perusahaan Jack Ma

[ad_1]


Cina Akan Nasionalisasi Perusahaan Jack Ma - Jack Ma, pendiri e-Commerce terbesar di Cina Alibaba mendadak "menghilang" setelah menyampaikan pidatonya yang berisi kritik pedas pada regulator finansial dan perbankan Cina pada 24 Oktober lalu. Belum selesai permasalahan tentang hilangnya Jack Ma, Alibaba dan Ant Group dikabarkan akan dinasionalisasi oleh Cina.

Seperti diketahui, perusahaan yang berdiri sejak tahun 1999 tersebut tidak hanya bergerak di bidang e-Commerce namun juga merambah ke bisnis lainnya seperti internet (Alibaba Cloud), hiburan (AliMusic), pembayaran (AliPay) dan masih banyak lagi.

Perluasan bisnis ini membuat pemerintah Cina merasa curiga dan berniat untuk melakukan investigasi terkait praktik monopoli yang dilakukan Alibaba dan Ant Group, perusahaan yang menyediakan AliPay. Namun, beredar kabar bahwa penyelidikan ini memiliki tujuan agar proses nasionalisasi berjalan lebih cepat. Lantas, apa sih arti dari nasionalisasi?

Simak penjelasan selengkapnya di artikel dengan klik Instastory kami ya Tech Experts!

Kredit Foto: Wired UK
#jackma #alibaba #antgroup #teknologi #tipsteknologi #beritateknologi #beritaviral #viralindonesia #programmer #coding #instagood #instatechnology #innovation #creative #digital #futuretech #invention #instalife #techlist #techcrunch #trending #todaytech #teknologiterkini #teknologibaru #millenials

[ad_2]

Source

πŸ’¬ Diskusi & Komentar (23)

Bagikan pendapat Anda tentang artikel ini:

Comments

asbinasution said…
Bener kan prediksi Bossman Mardigu wkwkwk
luthfi_read.a said…
Bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian (tapi boong)
al_rafa_ali said…
πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ egp
de.nug74 said…
Cina itu kapitalis cm jangan bikin gerah penguasa aja..😁
bellydjap said…
Makanya jangan ngelawan pemerintah. Kalo ebay ga dilarang di China apa bisa alibaba jadi gede begitu
ilhampldg said…
Om jack om jack... udah duit banyak hrusnya diem aja udah tunggu kematian.. eh cr masalah... sy kira anda pinter.. hrsnya klo g suka dgn kbijakan pemerintah... anda calon aja jd presiden.. g mgkn g kepilih wong uang anda banyak? Klo msh kurang.. teman2 pngusaha anda kan byk yg bs bantu? Stlh anda jd presiden ubah smua kebijakan yg anda g suka! Malah nglawan pemerintah yg sdang brjalan... bener2 konyol πŸ”₯
gassutiio said…
Mamam tuh yg bilang ini drama RRC wkwk. udah ketat yg boleh monopoli cuma negara
juanarmdni said…
Simple nya akan jadi pemerintah gitu doang🀣kayak bumn
Wah2 ga ada habisnya nih cerita ttg pioneer ini meskipun mundur dr AlibabaπŸ˜†
kak_ross said…
Hebat CINA STRONG !!!
tapi_poong said…
Njir china gitu bgt dah. Bersyukur tinggal di indo
nazar_helmi said…
It's our company πŸ˜‚πŸ˜‚
aal_san said…
How Communism works ☭
onocv said…
Bakal di blacklist oleh Amerika, seperti Huawei dan Xiaomi
Dilansir dari website KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Senin (18/01/2021), nasionalisasi memiliki arti proses, cara, perbuatan menjadikan sesuatu, terutama milik asing menjadi milik bangsa atau negara, biasanya diikuti dengan penggantian yang merupakan kompensasi. Dapat disimpulkan bahwa Alibaba dan Ant Group akan segera berpindah tangan ke pemerintah China. 
Dengan beredarnya berita ini, membuat banyak opini masyarakat terkait saham Alibaba. Opini ini tertuang dalam forum Reddit yang membahas terkait investasi. Sejumlah anggota komunitas meyakini bahwa proses nasionalisasi tidak akan terjadi karena akan sangat berpengaruh pada pergerakkan pasar dan harga saham perusahaan yang berasal dari China.
Namun, salah satu akun bernama Gareth321 mengungkapkan bahwa sesungguhnya perusahaan tersebut telah dinasionalisasi. Menurutnya, Partai Komunis China (CCP) telah memiliki sebagian besar perusahaan tersebut dan benar-benar mengontrol ekonomi, keuangan dan peraturan bisnis. Gareth321 juga mengatakan bahwa siapapun yang merasa memiliki saham di perusahaan Alibaba sesungguhnya hanya memiliki saham di perusahaan Cayman Island. 
Hal ini selaras dengan laporan dari Marketwatch yang menyatakan bahwa terdapat satu set aturan tentang operasi bisnis perusahaan China diluar kawasan (offshore). 
Aturan ini biasa disebut Variable Interest Entity yang berfungsi untuk mencegah investor asing mendapatkan porsi kepemilikian perusahaan domestik. Dengan kata lain, pembeli saham Alibaba yang tinggal di luar China sebenarnya tidak memiliki hak kepemilikan atas perusahaan tersebut melainkan memiliki hak kepemilikan dari suatu entitas perusahaan di Pulau Cayman. Perusahaan ini tercatat memiliki kontrak resmi dimana perusahaan tersebut dapat memiliki sebagian pendapatan dari perusahaan Jack Ma.
Belum ada kepastian apakah Alibaba dan Ant Group akan benar-benar dinasionalisasi China. Namun, satu hal yang pasti, pendiri perusahaan tersebut yaitu Jack Ma masih belum muncul ke publik sampai saat ini.
alim_lestari said…
Apakah di indonesia bisa melakukan tindakan menasionalisasi perusahaan ?
mang_jimi said…
Jack ma bilek :gini amat tinggal di negara komunis
ainun.dl said…
Bersusah-susah dulu, hilang kemudian